Sabtu, 04 Agustus 2012

Jenis jenis Film


Jenis jenis Film

Film Dokumenter (Documentary Films)
Dokumenter adalah sebutan yang diberikan untuk film pertama karya Lumiere bersaudara yang berkisah tentang perjalanan (travelogues) yang dibuat sekitar tahun 1890-an. Tiga puluh enam tahun kemudian, kata ‘dokumenter’ kembali digunakan oleh pembuat film dan kritikus film asal Inggris John Grierson untuk film Moana (1926) karya Robert Flaherty. Grierson berpendapat dokumenter merupakan cara kreatif merepresentasikan realitas (Susan Hayward, Key Concept in Cinema Studies, 1996, hal 72). Sekalipun Grierson mendapat tentangan dari berbagai pihak, pendapatnya tetap relevan sampai saat ini. Film dokumenter menyajikan realita melalui berbagai cara dan dibuat untuk berbagai macam tujuan. Namun harus diakui, film dokumenter tak pernah lepas dari tujuan penyebaran informasi, pendidikan, dan propaganda bagi orang atau kelompok tertentu. Intinya, film dokumenter tetap berpijak pada hal-hal senyata mungkin. Seiring dengan perjalanan waktu, muncul berbagai aliran dari film documenter misalnya dokudrama (docudrama).
Dalam dokudrama, terjadi reduksi realita demi tujuantujuan estetis, agar gambar dan cerita menjadi lebih menarik. Sekalipun demikian, jarak antara kenyataan dan hasil yang tersaji lewat dokudrama biasanya tak berbeda jauh. Dalam dokudrama, realita tetap menjadi pegangan. Kini dokumenter menjadi sebuah tren tersendiri dalam perfilman dunia. Para pembuat film bisa bereksperimen dan belajar tentang banyak hal ketika terlibat dalam produksi film dokumenter. Tak hanya itu, film dokumenter juga dapat membawa keuntungan dalam jumlah yang cukup memuaskan. Ini bisa dilihat dari banyaknya film dokumenter yang bisa kita saksikan melalui saluran televisi seperti program National Geographic dan Animal Planet. Bahkan saluran televisi Discovery Channel pun mantap menasbih diri sebagai saluran televisi yang hanya menayangkan program documenter tentang keragaman alam dan budaya.
Selain untuk konsumsi televisi, film dokumenter juga lazim diikutsertakan dalam berbagai festival film di dalam dan luar negeri. Sampai akhir penyelenggaraannya tahun 1992, Festival Film Indonesia (FFI) memiliki kategori untuk penjurian jenis film dokumenter. Di Indonesia, produksi film dokumenter untuk televisi dipelopori oleh stasiun televisi pertama kita, Televisi Republik Indonesia (TVRI). Beragam film documenter tentang kebudayaan, flora dan fauna Indonesia telah banyak dihasilkan TVRI. Memasuki era televisi swasta tahun 1990, pembuatan film dokumenter untuk televisi tidak lagi dimonopoli TVRI. Semua televisi swasta menayangkan program film dokumenter, baik produksi sendiri maupun membelinya dari sejumlah rumah produksi. Salah satu gaya film dokumenter yang banyak dikenal orang, salah satunya karena ditayangkan secara serentak oleh lima stasiun swasta dan TVRI adalah Anak Seribu Pulau (Miles Production, 1995). Dokudrama ini ternyata disukai oleh banyak kalangan sehingga sekitar enam tahun kemudian program yang hampir sama dengan judul Pustaka Anak Nusantara (Yayasan SET, 2001) diproduksi untuk konsumsi televisi. Dokudrama juga mengilhami para pembuat film di Hollywood. Beberapa film terkenal juga mengambil gaya dokudrama seperti JFK (tentang presiden Kenedy), Malcom X, dan Schindler’s List.
Film Cerita Pendek (Short Films)
Durasi film cerita pendek biasanya di bawah 60 menit. Di banyak negara seperti Jerman, Australia, Kanada, Amerika Serikat, dan juga Indonesia, film cerita pendek dijadikan laboratorium eksperimen dan batu loncatan bagi seseorang/sekelompok orang untuk kemudian memproduksi film cerita panjang. Jenis film ini banyak dihasilkan oleh para mahasiswa jurusan film atau orang/kelompok yang menyukai dunia film dan ingin berlatih membuat film dengan baik. Sekalipun demikian, ada juga yang memang mengkhususkan diri untuk memproduksi film pendek, umumnya hasil produksi ini dipasok ke rumah-rumah produksi atau saluran televisi.
Film Cerita Panjang (Feature-Length Films)
Film dengan durasi lebih dari 60 menit lazimnya berdurasi 90-100 menit. Film yang diputar di bioskop umumnya termasuk dalam kelompok ini. Beberapa film, misalnya Dances With Wolves, bahkan berdurasi lebih 120 menit. Film-film produksi India rata-rata berdurasi hingga 180 menit.
Profil Perusahaan (Corporate Profile)
Film ini diproduksi untuk kepentingan institusi tertentu berkaitan dengan kegiatan yang mereka lakukan, misal tayangan “Usaha Anda” di SCTV. Film ini sendiri berfungsi sebagai alat bantu presentasi atau promosi.
Iklan Televisi (TV Commercial)
Film ini diproduksi untuk kepentingan penyebaran informasi, baik tentang produk(iklan produk) maupun layanan masyarakat (iklan layanan masyarakat atau public service announcement/PSA). Iklan produk biasanya menampilkan produk yang diiklankan secara eksplisit, artinya ada stimulus audio-visual yang jelas tentang produk tersebut. Sedangkan iklan layanan masyarakat menginformasikan kepedulian produsen suatu produk terhadap fenomena sosial yang diangkat sebagai topik iklan tersebut. Dengan demikian, iklan layanan masyarakat umumnya menampilkan produk secara implisit.
Program Televisi (TV Programme)
Program ini diproduksi untuk konsumsi pemirsa televisi. Secara umum, program televisi dibagi menjadi dua jenis yakni cerita dan noncerita. Jenis cerita terbagi menjadi dua kelompok yakni fiksi dan nonfiksi. Kelompok fiksi memproduksi film serial (TV series), film televisi/FTV (populer lewat saluran televisi SCTV) dan film cerita pendek. Kelompok nonfiksi menggarap aneka program pendidikan, film dokumenter atau profil tokoh dari daerah tertentu. Sedangkan program non cerita sendiri menggarap variety show, TV quis, talkshow, dan liputan berita (news).
Video Klip (Music Video)
Video klip adalah sarana bagi produser music untuk memasarkan produknya lewat medium televisi. Dipopulerkan pertama kali lewat saluran televisi MTV tahun 1981. Di Indonesia, video klip ini sendiri kemudian berkembang sebagai bisnis yang mengiurkan seiring dengan pertumbuhan televisi swasta. Akhirnya video klip tumbuh sebagai aliran dan industri tersendiri. Beberapa rumah produksi mantap memilih video klip menjadi bisnis utama (core busines) mereka. Di Indonesia tak kurang dari 60 video klip diproduksi tiap tahun.

Kamis, 27 Januari 2011


Cerita Misteri-Manusia Aneh di Sulawei Selatan. Hampir di setiap daerah baik di Indonesia maupun di luar Indonesia mempunyai berbagai cerita aneh, kisah unik, cerita misteri dan lain sebagainya khususnya yang berhubungan dengan sesuatu yang mistis, supranatural, dan paranormal. Berbagai cerita unik, aneh, dan misteri tersebut ada yang benar atau berdasarkan kejadian nyata dan banyak juga yang masih dalam bentuk cerita mitos yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Dalam hal ini, anda boleh percaya dan boleh juga tidak.

Berikut ini adalah cerita misteri yang telah beredar secara turun temurun di daerah Sulawesi Selatan (Sul-Sel). Cerita misteri tersebut berhubungan dengan keberadaan beberapa orang manusia aneh yang mempunyai keunikan, kebiasaan, dan kelebihan tertentu.

Misteri Manusia Aneh di Sulawesi Selatan
Berdasarkan kisah nyata secara turun temurun, dijelaskan bahwa terdapat beberapa jenis manusia aneh yang sering menampakkan diri pada saat-saat tertentu dengan cara tertentu pula di luar kebiasaan manusia biasa. Beberapa manusia aneh yang diceritakan tersebut adalah

Manusia Aneh yang disebut Parakang
Manusia aneh yang disebut dengan Parakang adalah seorang manusia yang bisa berubah-ubah menjadi hewan, benda dan apa saja yang bentuk dan modelnya aneh dan menyeramkan, namun beda dengan yang aslinya. Kemampuan seseorang yang bisa berubah wujud ini karena diyakini orang tersebut menguasai ilmu yang disebut dengan ilmu Parakang. Sebagai contoh, misalnya dia berubah menjadi harimau, namun harimau hasil jelmaan manusia yang mempunyai ilmu parakang ini berbeda dengan harimau betulan atau harimau yang sebenarnya. Konon manusia Parakang ini amat berbahaya, bisa memakan orang-orang sakit atau bayi. Cara memperoleh Ilmu parakang bisa didapat berdasarkan keturunan atau mempelajarinya langsung kepada ahli ilmu parakang. Keberadaan manusia aneh Parakang atau ilmu Parakang masih diceritakan secara turun temurun hingga saat ini.

Manusia Aneh yang disebut Poppo
Manusia aneh yang disebut dengan Poppo ini adalah seseorang yang mempunyai kemampuan bisa terbang ke udara. Kemampuan ini dimiliki karena orang tersebut menguasai ilmu Poppo dan biasanya dipelajari berdasaran turun temurun. Konon ceritanya, orang yang menganut ilmu poppo memiliki ciri khas khusus seperti akan terlihat gesit saat bekerja di siang hari, matanya selalu memerah, dan suka meludah-ludah. Konon bila malam hari manusia poppo ini akan terbang mencari buah-buahan atau mangsa lainnya. Dan sebelum terbang, dia menyimpan jeroannya di pammakang (lantai atas rumahnya/tempat menyimpan padi). Ada 2 macam manusia aneh poppo, pertama manusia poppo sallang, jenis poppo ini berbahaya karena bisa memangsa orang-orang yang sedang sakit dan yang kedua adalah poppo mandala, jenis ini tidak berbahaya, karna yang ia cari hanyalah buah-buahan pada malam hari.

Manusia Aneh yang disebut Tujua
Manusia aneh Tujua hingga saat ini paling melegenda di Sulawesi Selatan (Sul sel), konon dalam cerita yang beredar di masyarakat Sul Sel, manusia aneh Tujua ini adalah berasal dari 7 orang anak raja yang nakal sekali, saking nakalnya, ketika mereka meninggal, tidak diterima di akherat, dalam arti cerita mitosnya, sampai saat ini ke-7 orang anak raja yang nakal tersebut masih hidup gentayangan antara alam dunia dan alam akherat. Konon lagi, kuburan dari manusia aneh Tujua ini adalah 7 kuburan yang terdapat di lapangan karebosi. Roh dari manusia aneh Tujua ini, katanya dapat digunakan untuk menyantet sesorang, dan sampai sekarang masih banyak yang percaya akan adanya roh manusia aneh Tujua ini. Dari ke-7 orang Tujua ini, katanya lagi, si bungsulah yang paling ampuh untuk digunakan menyantet seseorang, sibungsu ini katanya memiliki bibir yang sumbing dan tidak bisa bicara alias bisu.

Manusia Aneh yang disebut Tallu Ana
Manusia aneh Tallu Ana ini adalah roh seorang perempuan yang akan muncul bila kabut turun, katanya Tallu Ana ini suka menyembunyikan anak kecil di istananya, tapi anak kecil ini tidak diapa-apakan, hanya disembunyikan saja. Dia biasanya, para penduduk setempat yang berada di di dekat hutan, jika ada anak kecil yang hilang, maka mereka akan mengatakan kalau anak kecil tersebut disembunyikan oleh Tallu Ana, dan mereka biasanya menyembunyikan anak-anak tersebut di hutan selama 3 hari.

Manusia Aneh yang disebut Konkong Pancing
Manusia aneh Konkong pancing ini katanya bermukim di gunung Bawakaraeng. Konkong pancing ini punya group dalam menyatroni kampung-kampung kalau malam hari. Group dari konkong Pancing ini sendiri, terdiri dari si Konkong Pancing sendiri (berwujud seekor anjing siluman), burung siluman, kuda siluman dan si penunggang kuda yang merupakan sang bigboss, siluman ini biasa disebut Tu Mappilelea atau yang menyebarkan, maksudnya yang menyebarkan bencana pada malam hari.

Nah, demikianlah cerita misteri turun temurun tentang keberadaan berbagai manusia aneh atau orang-orang aneh yang mempunyai kemampuan ilmu tertentu yang masih beredar di daerah Sulawesi Selatan.